INI 6 WAKIL INDONESIA DI GOOGLE LAUNCHPAD ANGKATAN KE 3


Ini adalah program yang termasuk dinanti oleh para penggiat startup di dunia. Google Developers Launchpad ini sepertinya jadi ajang bergengsi sekarang ini. Bukan hanya karena ada di balik bendera Google yang menjadi raksasa teknologi dunia, tapi juga program ini menawarkan semacam pelatihan serius dan investasi cuma-cuma tanpa timbal balik dari Google.

Baca : Bikin Startup?!

Setidaknya ada 4 keuntungan saat menjadi bagian dari Google Developers Launchpad ini.Pertama, yang terpilih akan mendapatkan bantuan $50.000 tanpa timbal balik pengambilan stok saham. Kedua, biaya pelatihan selama dua minggu di kantor pusat Google di Silicon Valley, AS. Ketiga, mendapat akses engineering, resource dan mentor dari Google baik saat dan setelah program berjalan. Keempat, bekerjasama dengan Google selama 6 bulan. Dan tentunya masih ada lagi benefit lain yang bisa diambil.

Saat ini, ada 6 startup asal Indonesia yang turut serta dalam Google Developers Launchpad pada angkatan ke 3 yang dipilih pada November 2016 ini. Mereka adalah,

1. IGrow


capture igrow.asia
Ini salah satu cita-cita mulia yang dengan bantuan teknologi. Sebut saja sebuah badan yang ingin mensejahterakan petani dengan cara memberikan cara agar petani-petani bisa menghasilkan produk yang baik. Tapi tentu untuk menghasilkan produk yang baik ini perlu proses dan modal. Katakanlah proses ini sudah dijamin oleh igrow.asia. Tapi tentu program ini akan bisa berjalan dengan adanya modal. Nah, modal ini lah yang kemudian dimonetize untuk membantu petani dan berbagi keuntungan.

Untuk lebih lengkapnya bisa diintip di igrow.asia.

2 Jurnal


capture jurnal.id
Ini dia aplikasi pencatatan transaksi yang super mudah sepertinya. Bisa digunakan oleh siapa saja dan kapan saja. Tentunya dengan koneksi internet. dengan 4 poin yang dijual, tanpa instalasi, backup otomatis, realtime dan keamanan setara bank menjadi nilai jual aplikasi ini. Untuk lebih jelasnya, bisa intip di jurnal.id.

3. Arisan Mapan


capture mapan.id
Idenya sebenarnya sangat sederhana dan sudah ada sejak era 90an. Karena arisan model ini sudah ada sejak saya kecil. Karena saya tahu ibu saya juga menjalankan metode ini untuk mendapatkan barang. Iya, ini adalah arisan untuk mendapatkan barang. Jadi kalau belinya lebih banyak, kan bisa lebih murah. Mungkin bisa dibilang ini sama seperti kredit berjamaah. Untuk lebih jelas, bisa diintip di mapan.id.

4. PicMix


capture picmix.it
Pertama kali baca informasinya kalau picmix ini perwakilan dari Indonesia, sepertinya sulit dipercaya. Pasalnya ini aplikasi sudah memiliki 25 juta pengguna di seluruh dunia dan namanya sangat internasional sekali. Begitu saya tahu ini buatan Indonesia, membanggakan.

Oh iya, ini aplikasi untuk collage foto dan filter foto kemudian upload. Dia juga punya sosial medianya sendiri. Mungkin mirip-mirip dengan instagram. Untuk lebih intim, lihat saja dipicmix.it.

5. Qlue


capture qlue.co.id
Ini dia aplikasi yang membuat Jakarta menjadi salah satu kota metropolis di dunia dengan sistem satu atap pelaporan. Saya harus akui sebuah langkah hebat untuk Qlue bisa menembus jajaran pemerintahan yang kaku dan tradisional. Juga salut untuk para petinggi pemerintahan di Jakarta yang berani menerobos perubahan ini.

Perlu diketahui bahwa saat ini Qlue tentu masih terus melakukan sosialisasi pada petugas-petugas lapangan pengguna aplikasi ini. Salut untuk orang lapangan yang sabar memberikan pelajaran pada petugas lapangan untuk menghadirkan wajah kota yang lebih baik. Untuk lihat keseruan lain tentang Qlue, bisa dilihat di qlue.co.id.

6. Snapcart


capture snapcart.asia
Belanja dapat cashback hanya dengan memfoto struk pembayaran. Kurang lebih seperti itu yang ditawarkan oleh snapcart ini. Dan asiknya jika sudah sampai limit penarikan, maka cashback tadi bisa diuangkan. Seru banget ya? Tapi belum kebayang deh bagaimana monetizenya. Untuk intip lebih detial, bisa dilihat di snapcart.asia.

Itulah 6 startup yang diundang oleh Google Developer Launchpad edisi November 2016 ini. Sukses! Semoga semakin banyak startup yang bisa berjaya. Bukan hanya running well secara bisnis, tapi juga banyak membantu sosial masyarakat di Indonesia. Aamiin.

No comments:

Post a Comment

MERUBAH IPHONE MENJADI "HANHELD GAME CONSOLE"

Masih ingat soal boomingnya PSP alias Play Station Portable beberapa waktu lalu? Sepertinya seiring dengan semakin populernya  smartphone , ...